Kamis, 01 November 2012

Pengadaan Bus Berjalan, Jokowi Tertipu

Infokus - Jokowi
Infokus - Jokowi
Ini sebuah topik yang mungkin warga jakarta harus mengetahui. Jokowi pada janjinya mengkampanyekan akan membangun sarana publik transportasi yang nyaman. salah satunya dengan penambahan koridor baru serta adanya penambahan armada bus gandeng trans jakarta.

Rencananya Pemprov DKI juga akan merealisasikan apa yang di kehendaki jokowi dengan membelikan 158 armada bus gandeng trans jakarta. namun yang menjadi permasalahan adalah bus yang terbeli adalah bus yang menggunakan solar dengan menggunakan diesel sebagai penggeraknya, seperti di ketahui pada perda DKI Jakarta yang telah diterbitkan tahun 2005 pada masa jabatan Sutiyoso dan Fauzi bowo maka di tetapkanlah Bus berbahan bakar gas.

Dalam perkembangannya seperti di katakan beberapa penggiat Linkungan menyatakan, bahwa sepertinya Jokowi tidak di beri informasi mengenai masalah yang sedang terjadi, sehingga terbelilah bus yang berbahan bakar solar ini, padahal di lansir sejumlah Organisasi di bidang Lingkungan hidup mengatakan bahwa emisi gas buang jakarta menurun, dan itu membuat keadaan jakarta lebih baik.

Beberapa orang penggiat Lingkungan hidup nerkata bahwa informasi yang di berikan kepada jokowi cenderung berbelok. informasi yang tidak memadai dan proporsional.

Alasan lain yang di berikan Pengprov DKI adalah bahwa kapasitas mesin diesel berstandar Euro4, memang Euro4 adalah standar mesin yang baik gas buangnya, bahkan hampir mendekati gas buang dari gas. Namun jika tetap menggunakan solar dan tidak menggunakan bahan bakar khusus nagi mesin tersebut tentunya emisi yang dihasilkan lebih buruk lagi. Sehingga malah menambah pencemaran yang terjadi di Jakarta. Bahkan jika di paksakan untuk berjalan dengan bahan bakar solar, mesin tersebut akan rusak.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar